Selasa, 12 Februari 2013

pembuatan mobil


Mercedes-Benz
Jenis Divisi dari Daimler AG
Industri Otomotif
Pendahulu Benz & Cie.
Daimler Motoren Gesellschaft
Didirikan Mannheim, 1886
Pendiri Karl Benz
Gottlieb Daimler
Kantor pusat Bendera Jerman Stuttgart, Jerman
Tokoh penting Dieter Zetsche, CEO
Produk Otomobil
Truk
Bus
Mesin
Induk Daimler AG
Situs web www.mercedes-benz.com
Mercedes-Benz 300Sc Cabriolet tahun 1957
Mercedes-Benz (pengucapan bahasa Jerman: [mɛʁˈtseːdəs ˈbɛnts]) adalah sebuah perusahaan otomotif asal Jerman yang memproduksi berbagai macam kendaraan seperti mobil, truk, dan bus. Mercedes-Benz adalah salah satu perusahaan mobil paling dikenal di dunia dan juga perusahaan mobil tertua di dunia yang bertahan sampai sekarang. Mobil mereka terkenal berteknologi dan memiliki tingkat keamanan tinggi.
Mercedes-Benz adalah divisi dari Daimler AG. Asal mula Mercedes-Benz berasal dari penemuan Karl Benz atas mobil berbahan bakar bensin pertama di dunia yang dipatenkan bulan Januari 1886, Benz Patent Motorwagen.[1] serta jasa dari Gottlieb Daimler serta teknisi Wilhelm Maybach. Mobil-mobil Mercedes pertama kali dijual pada tahun 1901 oleh Daimler Motoren Gesellschaft. Mobil pertama yang memakai merek Mercedes-Benz diproduksi tahun 1926 setelah adanya merger antara perusahaan Benz dengan Daimler menjadi perusahaan Daimler-Benz.[1]

Daftar isi

Sejarah

Asal perusahaan ini di awal 1880-an, ketika Gottlieb Daimler dan Carl Benz menemukan mobil secara terpisah di selatan Jerman. Daimler dan Wilhelm Maybach, yang bersama menemukan Mesin empat-tak, bekerja sama di Cannstatt (kota di distrik Stuttgart); Benz memiliki tokonya di Mannheim dekat Heidelberg. Tidak ada catatan kedua penemu pernah bertemu.
Pada awal 1900-an, mobil Daimler dibuat di Untertürkheim (juga sebuah kota di distrik Stuttgart) dijual dengan sukses oleh agen Austria yang bernama Emil Jellinek, yang memasok mobil tersebut dengan nama putrinya, Mercédès.
Saat ini mercedes-benz sedang merambah marketing mereka melalui media online.

Jajaran Produk

Daftar produk-produk mobil penumpang Mercedes-Benz yang diproduksi tahun 2011:

Mercedes-Benz SLR McLaren

SLR McLaren wana silver pada acara European Motor Show di Brussels tahun 2006
Antara tahun 2003 dan 2009, Mercedes-Benz memproduksi mobil sport dalam jumlah terbatas bersama dengan McLaren Automotive. Proyek ini merupakan bentuk kolaborasi tambahan setelah mereka bekerja sama di Formula Satu yang sebagian saham timnya dimiliki Mercedes.
Mercedes-Benz SLR McLaren memiliki bodi carbon fibre dengan mesin V8 5.4L dengan supercharger. Mesin ini menggunakan silinder blok yang sama dengan SL55 AMG dan CLS55 AMG, meskipun dimodifikasi sehingga mampu mengeluarkan tenaga maksimal 460 kW (625 PS; 617 bhp) dengan torsi 780 N·m (575 ft·lbf). SLR McLaren mempunyai kecepatan maksimum sekitar 337 km/jam.

Penamaan mobil

Sampai tahun 1994, Mercedes-Benz menggunakan sistem alfanumerik untuk mengelompokkan mobil-mobil mereka, terdiri dari angka yang menunjukkan kapasitas mesin mobil jika dikali 100 dan diikuti huruf-huruf yang menandakan tipe bodi dan tipe mesin.
  • "C" menandakan bahwa model bodinya coupe/cabriolet.
  • "D" berarti menggunakan mesin diesel.
  • "E" (untuk "Einspritzen") berarti memakai mesin bensin dengan injeksi. Di beberapa kejadian, jika tidak ada tulisan "D" atau "E" maka memakai mesin bensin karburator.
  • "G" melambangkan kendaraan off-road Gelandewagen.
  • "K" digunakan tahun 1930-an, menandakan mesin dengan supercharger ("Kompressor").Untuk SSK, K nya adalah "Kurz" (short-wheelbase/sumbu roda pendek).
  • "L" melambangkan "Leicht" (lightweight) untuk model sedan sport, dan "Lang" (long-wheelbase/sumbu roda panjang) untuk model sedan.
  • "R" singkatan dari "Rennen" (racing/balap), digunakan untuk mobil balap. (contohnya 300SLR).
  • "S" berarti "Sport" untuk model performa tinggi atau "Special" untuk model teratas/unggulan.
  • "T" singkatan dari "Touring" dan menandai jenis mobil estate/station wagon.
Untuk beberapa model, nomor-nomor pada penamaan mobil itu tidak sesuai dengan kapasitas mesin mobilnya. Nomor-nomor ini diberikan hanya untuk menentukan posisi mobil tersebut di jajaran mobil Mercedes-Benz.
Setelah tahun 1994, Mercedes-Benz memperbaharui sistem penamaan mobil mereka. Sekarang, model-model mobil dikelompokkan dalam kelas-kelas yang penamaannya sampai 3 huruf (lihat di atas), kemudian diikuti dengan 3 digit angka (atau 2 digit untuk model AMG). Untuk varian dengan modl sama (seperti varian estate atau varian mesin diesel) tidak lagi diberikan huruf yang berbeda. Di beberapa kasus, penamaan ini tidaklah selalu pasti. Contohnya, SLR dan SLS-AMG tidak mengikuti nama ini.
Sama seperti sebelumnya, 3 nomor pada model-model Mercedes-Benz tidak mempunyai hubungan dengan kapasitas mesin mobil tersebut. Nomor tersebut terkadang malah berkaitan dengan keluaran tenaga mesin. Contohnya, E250 CGI mempunyai tenaga mesin lebih besar daripada E200 CGI karena adanya perbedaan tuning mesin, meskipun keduanya memakai mesin 1.8L.
Beberapa model juga ditambahi beberapa fitur khusus yang disimbolkan dengan:
  • "4Matic" berarti mobil itu menggunakan penggerak 4 roda.
  • "Bluetec" menandakan mesin diesel dengan pipa gas buang selective catalytic reduction.
  • "BlueEfficiency" menandakan adanya fitur efisiensi bahan bakar (injeksi, start-stop system, modifikasi aerodinamika, dll.)
  • "CGI" (Charged Gasoline Injection) menandakan Injeksi bensin langsung.
  • "CDI" (Common-rail Direct Injection) menandakan mesin diesel dengan teknologi common-rail.
  • "Hybrid" menandakan mobil hybrid.
  • "NGT" menandakan menggunakan bahan bakar gas.
  • "Kompressor" menandakan mesin dengan supercharger.
  • "Turbo" menandakan mesin dengan turbocharger, hanya digunakan di model Kelas A, B,Е dan GLK.

Produksi

Disamping negara aslinya Jerman, mobil-mobil Mercedes-Benz juga diproduksi/dirakit di negara-negara berikut:
  • Argentina (bus, truk dan van Sprinter. Pabrik pertama Mercedes-Benz diluar Jerman.)[2]
  • Austria (G-Class)[3]
  • Bosnia dan Herzegovina
  • Brasil[4] Memproduksi truk, bus dan C-Class. Didirikan 1956.
  • Kanada
  • Mesir melalui Egyptian German Automotive Company
  • Hungaria (konstruksi dari pabrik baru ini diumumkan tanggal 18 Juni 2008 untuk generasi berikutnya dari A- dan B-Class)[5][6]
  • India[7]
  • Indonesia[8]
  • Iran (Diberhentikan sejak 2010[9])
  • Malaysia[10]

Kejuaraan Balap Mobil

Formula 1

Mercedes-Benz ikut ambil bagian di kejuaraan dunia ini tahun 1954 dan 1955, tapi karena gagal untuk merebut gelar juara untuk Juan-Manuel Fangio,[17] perusahaan ini memutuskan untuk keluar setelah ikut 2 musim saja. Padahal Juan adalah salah satu pembalap F1 terbaik sepanjang sejarah.[18]
Mercedes-Benz kembali ke arena ini sebagai pemasok mesin pada tahun 1990 dan memiliki sebagian saham dari Team McLaren.[19] Kerjasama ini terbilang sukses, termasuk dengan kemenangan Mika Häkkinen tahun 1998 dan 1999 serta Lewis Hamilton tahun 2008. Kerjasama dengan McLaren berlanjut hingga pembuatan mobil sport Mercedes-Benz SLR McLaren.
Tahun 2007, McLaren dan Mercedes didenda 100 juta dolar AS karena mereka mencuri data teknik rahasia milik Ferrari.[20]
Tahun 2009, Brawn GP, tim Formula Satu debutan milik Ross Brawn yang memakai mesin Mercedes, menang sebagai juara konstruktor pada tahun itu dan juga menjadikan Jenson Button sebagai juara pembalapnya. Pada akhir musim, Mercedes-Benz menjual kepemilikan saham McLaren sebanyak 40% ke McLaren Group dan membeli 70% saham tim Brawn GP. Maka, ditahun 2010 nama tim berubah menjadi Mercedes GP dan tim ini menjadi tim milik Mercedes-Benz.

Inovasi

Banyak teknologi-teknologi mobil yang telah ditemukan oleh pabrikan Mercedes-Benz sepanjang sejarah mereka berdiri, diantaranya:
  • Mesin pembakaran dalam, ditemukan oleh Benz dan Daimler & Maybach tahun 1886.
  • Daimler menemukan radiator honeycomb yang masih digunakan oleh semua kendaraan berpendingin air sampai saat ini.
  • Daimler menemukan karburator yang masih digunakan sampai akhirnya belakangan ini digantikan oleh injeksi.
  • "Chassis drop"— mobil yang dinamai "Mercedes" oleh Daimler adalah mobil pertama dengan konfigurasi modern, mempunyai "carriage" lebih rendah dan satu set as depan belakang, menggunakan Mesin depan dan penggerak roda belakang. Mobil-mobil sebelumnya adalah "horseless carriages", mempunyai titik pusat gravitasi tinggi dan konfigurasi mesin dan drivetrain yang beragam.
  • Mobil penumpang pertama yang memiliki rem di keempat rodanya (1924).[21]
  • Sistem konstruksi pengaman mobil dengan crumple zones depan dan belakang, pertama kali dikembangkan oleh Mercedes-Benz tahun 1951. Penemuan ini dianggap sebagai salah satu penemuan paling penting di konstruksi otomotif khususnya bagian keamanan.[22][dibutuhkan verifikasi sumber]
  • Tahun 1959, Mercedes-Benz mematenkan sebuah alat yang dapat menghindari slip dengan cara mengatur kerja mesin, transmisi, dan rem mobil. Tahun 1987, Mercedes-Benz mengaplikasikan patennya ini dengan memperkenalkan sistem kontrol traksi.
  • Kontrol traksi dan airbag untuk pasar Eropa merupakan inovasi dari Mercedes-Benz. Teknologi ini diperkenalkan tahun 1986.
  • Mercedes-Benz adalah pabrikan pertama yang menggunakan sabuk pengaman pretensioner pada S-Class tahun 1981. Pada saat terjadi tabrakan, sebuah pre-tensioner akan mengencang dengan sendirinya, sehingga menghindari penumpangnya dari cedera yang lebih serius.
  • Bulan September 2003, Mercedes-Benz memperkenalkan transmisi otomatis pertama di dunia dengan 7 percepatan yang mereka namakan 7G-Tronic.
  • Program Stabilitas Elektronik (ESP), brake assist,[23] dan berbagai macam perangkat keamanan lainnya, semuanya dikembangkan, dites, dan diimplementasikan di mobil penumpang pertama kali oleh Mercedes-Benz. Mercedes-Benz tidak membuat berita besar-besaran tentang penemuannya ini. Mereka malah membuat lisensi teknologi ini untuk digunakan oleh para pabrikan otomotif lainnya di seluruh dunia-dalam nama meningkatkan keamanan pengemudi dan penumpang. Sebagai hasilnya, sekarang crumple zones dan anti-lock braking system (ABS) menjadi standar di hampir semua mobil-mobil modern.[22][dibutuhkan verifikasi sumber]
Mesin Mercedes M156
  • Mesin 8 silinder paling bertenaga di dunia saat ini adalah milik Mercedes-AMG, 6208 cc M156 yang mempunyai tenaga 85 PS per 1000cc-nya. Mesin V8 ini dinamai '63 AMG', dan digantikan oleh mesin M113 '55 AMG' di banyak model. Mesin M156 ini mampu memproduksi tenaga sampai 391 kW (532 PS; 524 bhp), tapi pencapaian tenaga ini agak sedikit berbeda di tiap-tiap modelnya.[24]
  • (W211) E320 CDI yang menggunakan Mesin V6 2.8L diesel dengan variable geometry turbocharger (VGT) dan common rail berhasil mencatat 3 rekor uji ketahanan dunia. Mobil ini mampu menyelesaikan 100.000 mil (160.000 km) dengan kecepatan rata-rata mencapai 224.823 km/jam. 2 mobil lainnya yang identik berhasil memecahkan rekor yang sama untuk menyelesaikan 100.000 km dan 50.000 mil(80.000km). (semua rekor ini diresmikan oleh FIA).[25]
  • Mercedes-Benz adalah penemu dari sistem yang dinamakan Pre-Safe, yang gunanya untuk mendeteksi adanya kecelakaan tak terduga dan menyiapkan sistem pengaman mobil sehingga bisa merespon dengan tepat. Teknologi ini juga dapat menghitung berapa tenaga rem yang diperlukan untuk menghindari kecelakaan pada situasi kritis, langsung bekerja saat pengendara menekan pedal remnya. Para penumpang juga diamankan dengan mengencangkan sabuk pengaman, menutup sunroof dan jendela, dan mengubah posisi tempat duduk ke posisi optimal.
Sederet penemuan perangkat keamanan membantu Mercedes-Benz memenangkan penghargaan Safety Award di penghargaan "What car?" tahun 2007.[21]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b "Mercedes-Benz History". Edmunds.com. Diakses pada 26 September 2010.
  2. ^ "/// Mercedes-Benz Argentina ///". Mercedes-benz.com.ar. Diakses pada 26 September 2010.
  3. ^ Martin, Norman, "Going, Going, Graz ", Automotive Industries.
  4. ^ "DaimlerChrysler". DaimlerChrysler. Diakses pada 26 September 2010.
  5. ^ "Mercedes-Benz Plant Kecskemét". Daimler-Benz. Diakses pada 15 Oktober 2009.
  6. ^ "Germany: Daimler Selects Plant Site ", New York Times, 19 Juni 2008. Diakses pada 15 Oktober 2009.
  7. ^ "Mercedes-Benz India – Passenger Cars Homepage". Mercedes-benz.co.in. Diakses pada 26 September 2010.
  8. ^ "Mercedes-Benz Indonesia – Passenger Cars homepage". Mercedes-benz.co.id. Diakses pada 26 September 2010.
  9. ^ "Daimler to sever links with Iran ", (BBC News), 14 April 2010.
  10. ^ DaimlerChrysler Malaysia
  11. ^ "Anambra Motor Manufacturing Company Ltd". Anammco.com. Diakses pada 26 September 2010.
  12. ^ "South Africa's automotive industry". SouthAfrica.info. Diakses pada 26 September 2010.
  13. ^ "Thonburi Group:Serving the Thai market for more than six decades". Diakses pada 15 Oktober 2009.
  14. ^ Mercedes-Benz Türk A.Ş
  15. ^ "MBUSI Products/Models". Mbusi.com. Diakses pada 26 September 2010.
  16. ^ "Mercedes-Benz Vietnam Company Overview". mercedes-benz.com.vn. Daimler AG. 23 Januari 2010. Diarsipkan dari yang asli pada 23 November 2010. Diakses pada 23 November 2010. "Established in 1995...Mercedes-Benz Vietnam....supplies both passenger cars and commercial vehicles to the market."
  17. ^ "The official Formula 1 website". Formula1.com. 24 Juni 1911. Diakses pada 26 April 2009.
  18. ^ "Enciclopedia Britannica". Britannica.com. Diakses pada 26 September 2010.
  19. ^ "Ilmor: Bowmen of the Silver Arrows". Atlasf1.autosport.com. Diakses pada 26 April 2009.
  20. ^ "FIA: $100M fine handed to Mercedes". FIA. Diakses pada 26 April 2009.
  21. ^ a b "Magazine". Roadsafe.com. Diakses pada 26 September 2010.
  22. ^ a b "Mercedes-Benz Safety Innovations". Theautochannel.com. 13 September 2010. Diakses pada 26 September 2010.
  23. ^ Mercedes Introduces PRE-SAFE Brake Safety System Posted on 22 June 2006, The Unofficial Mercedes-Benz Weblog
  24. ^ "Mercedes-AMG 6.2-litre V8 Engine : News & Reports : Motoring". Web Wombat. 13 Juli 2005. Diakses pada 26 September 2010.
  25. ^ "New Mercedes Diesel Engine Breaks World Endurance Record". Edmunds.com. Diakses pada 29 September 2010.

PERANG DUNIA 2

Perang Dunia II, atau Perang Dunia Kedua (biasa disingkat menjadi PDII atau PD2), adalah sebuah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945. Perang ini melibatkan banyak sekali negara di dunia —termasuk semua kekuatan besar—yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan: Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer Dalam keadaan "perang total", negara-negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan ekonomi, industri, dan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer. Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holocaust dan pemakaian senjata nuklir dalam peperangan, perang ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian ini menjadikan Perang Dunia II konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia.[1]
Kekaisaran Jepang berusaha mendominasi Asia Timur dan sudah memulai perang dengan Republik Cina pada tahun 1937,[2] tetapi perang dunia secara umum pecah pada tanggal 1 September 1939 dengan invasi ke Polandia oleh Jerman yang diikuti serangkaian pernyataan perang terhadap Jerman oleh Perancis dan Britania. Sejak akhir 1939 hingga awal 1941, dalam serangkaian kampanye dan perjanjian, Jerman membentuk aliansi Poros bersama Italia, menguasai atau menaklukkan sebagian besar benua Eropa. Setelah Pakta Molotov–Ribbentrop, Jerman dan Uni Soviet berpisah dan menganeksasi wilayah negara-negara tetangganya sendiri di Eropa, termasuk Polandia. Britania Raya, dengan imperium dan Persemakmurannya, menjadi satu-satunya kekuatan besar Sekutu yang terus berperang melawan blok Poros, dengan mengadakan pertempuran di Afrika Utara dan Pertempuran Atlantik. Bulan Juni 1941, Poros Eropa melancarkan invasi terhadap Uni Soviet yang menandakan terbukanya teater perang darat terbesar sepanjang sejarah, yang melibatkan sebagian besar pasukan militer Poros sampai akhir perang. Pada bulan Desember 1941, Jepang bergabung dengan blok Poros, menyerang Amerika Serikat dan teritori Eropa di Samudra Pasifik, dan dengan cepat menguasai sebagian besar Pasifik Barat.
Serbuan Poros berhenti tahun 1942, setelah Jepang kalah dalam berbagai pertempuran laut dan tentara Poros Eropa dikalahkan di Afrika Utara dan Stalingrad. Pada tahun 1943, melalui serangkaian kekalahan Jerman di Eropa Timur, invasi Sekutu ke Italia, dan kemenangan Amerika Serikat di Pasifik, Poros kehilangan inisiatif mereka dan mundur secara strategis di semua front. Tahun 1944, Sekutu Barat menyerbu Perancis, sementara Uni Soviet merebut kembali semua teritori yang pernah dicaplok dan menyerbu Jerman beserta sekutunya. Perang di Eropa berakhir dengan pendudukan Berlin oleh tentara Soviet dan Polandia dan penyerahan tanpa syarat Jerman pada tanggal 8 Mei 1945. Sepanjang 1944 dan 1945, Amerika Serikat mengalahkan Angkatan Laut Jepang dan menduduki beberapa pulau di Pasifik Barat, menjatuhkan bom atom di negara itu menjelang invasi ke Kepulauan Jepang. Uni Soviet kemudian mengikuti melalui negosiasi dengan menyatakan perang terhadap Jepang dan menyerbu Manchuria. Kekaisaran Jepang menyerah pada tanggal 15 Agustus 1945, sehingga mengakhiri perang di Asia dan memperkuat kemenangan total Sekutu atas Poros.
Perang Dunia II mengubah haluan politik dan struktur sosial dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didirikan untuk memperkuat kerja sama internasional dan mencegah konflik-konflik yang akan datang. Para kekuatan besar yang merupakan pemenang perang—Amerika Serikat, Uni Soviet, Cina, Britania Raya, dan Perancis—menjadi anggota permanen Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.[3] Uni Soviet dan Amerika Serikat muncnul sebagai kekuatan super yang saling bersaing dan mendirikan panggung Perang Dunia yang kelak bertahan selama 46 tahun selanjutnya. Sementara itu, pengaruh kekuatan-kekuatan besar Eropa mulai melemah, dan dekolonisasi Asia dan Afrika dimulai. Kebanyakan negara yang industrinya terkena dampak buruk muali menjlaani pemulihan ekonomi. Integrasi politik, khususnya di Eropa, muncul sebagai upaya untuk menstabilkan hubungan pascaperang.

PERANG DUNIA 1

Perang Dunia I (PDI) adalah sebuah perang global terpusat di Eropa yang dimulai pada tanggal 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918. Perang ini sering disebut Perang Dunia atau Perang Besar sejak terjadi sampai dimulainya Perang Dunia II pada tahun 1939, dan Perang Dunia Pertama atau Perang Dunia I setelah itu. Perang ini melibatkan semua kekuatan besar dunia,[5] yang terbagi menjadi dua aliansi bertentangan, yaitu Sekutu (berdasarkan Entente Tiga yang terdiri dari Britania Raya, Perancis, dan Rusia) dan Kekuatan Sentral (terpusat pada Aliansi Tiga yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia; namun saat Austria-Hongaria melakukan serangan sementara persekutuan ini bersifat defensif, Italia tidak ikut berperang).[6] Kedua aliansi ini melakukan reorganisasi (Italia berada di pihak Sekutu) dan memperluas diri saat banyak negara ikut serta dalam perang. Lebih dari 70 juta tentara militer, termasuk 60 juta orang Eropa, dimobilisasi dalam salah satu perang terbesar dalam sejarah.[7][8] Lebih dari 9 juta prajurit gugur, terutama akibat kemajuan teknologi yang meningkatkan tingkat mematikannya suatu senjata tanpa mempertimbangkan perbaikan perlindungan atau mobilitas. Perang Dunia I adalah konflik paling mematikan keenam dalam sejarah dunia, sehingga membuka jalan untuk berbagai perubahan politik seperti revolusi di beberapa negara yang terlibat.[9]
Penyebab jangka panjang perang ini mencakup kebijakan luar negeri imperialis kekuatan besar Eropa, termasuk Kekaisaran Jerman, Kekaisaran Austria-Hongaria, Kesultanan Utsmaniyah, Kekaisaran Rusia, Imperium Britania, Republik Perancis, dan Italia. Pembunuhan tanggal 28 Juni 1914 terhadap Adipati Agung Franz Ferdinand dari Austria, pewaris tahta Austria-Hongaria, oleh seorang nasionalis Yugoslavia di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina adalah pencetus perang ini. Pembunuhan tersebut berujung pada ultimatum Habsburg terhadap Kerajaan Serbia.[10][11] Sejumlah aliansi yang dibentuk selama beberapa dasawarsa sebelumnya terguncang, sehingga dalam hitungan minggu semua kekuatan besar terlibat dalam perang; melalui koloni mereka, konflik ini segera menyebar ke seluruh dunia.
Pada tanggal 28 Juli, konflik ini dibuka dengan invasi ke Serbia oleh Austria-Hongaria,[12][13] diikuti invasi Jerman ke Belgia, Luksemburg, dan Perancis; dan serangan Rusia ke Jerman. Setelah pawai Jerman di Paris tersendat, Front Barat melakukan pertempuran atrisi statis dengan jalur parit yang mengubah sedikit suasana sampai tahun 1917. Di Timur, angkatan darat Rusia berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Utsmaniyah, namun dipaksa mundur dari Prusia Timur dan Polandia oleh angkatan darat Jerman. Front lainnya dibuka setelah Kesultanan Utsmaniyah ikut serta dalam perang tahun 1914, Italia dan Bulgaria tahun 1915, dan Rumania tahun 1916. Kekaisaran Rusia runtuh bulan Maret 1917, dan Rusia menarik diri dari perang setelah Revolusi Oktober pada akhir tahun itu. Setelah serangan Jerman di sepanjang front barat tahun 1918, Sekutu memaksa pasukan Jerman mundur dalam serangkaian serangan yang sukses dan pasukan Amerika Serikat mulai memasuki parit. Jerman, yang bermasalah dengan revolusi pada saat itu, setuju melakukan gencatan senjata pada tanggal 11 November 1918 yang kelak dikenal sebagai Hari Gencatan Senjata. Perang ini berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu.
Peristiwa di front Britania sama rusuhnya seperti front depan, karena para pihak terlibat berusaha memobilisasi tenaga manusia dan sumber daya ekonomi mereka untuk melakukan perang total. Pada akhir perang, empat kekuatan imperial besar—Kekaisaran Jerman, Rusia, Austria-Hongaria, dan Utsmaniyah—bubar. Negara pengganti dua kekaisaran yang disebutkan pertama tadi kehilangan banyak sekali wilayah, sementara dua terakhir bubar sepenuhnya. Eropa Tengah terpecah menjadi beberapa negara kecil.[14] Liga Bangsa-Bangsa dibentuk dengan harapan mencegah konflik seperti ini selanjutnya. Nasionalisme Eropa yang muncul akibat perang dan pembubaran kekaisaran, dampak kekalahan Jerman dan masalah dengan Traktat Versailles diyakini menjadi faktor penyebab pecahnya Perang Dunia II.[15]